Info & Latar Belakang Kegiatan

Dalam rangka peningkatan mutu dan daya saing pendidikan madrasah, Kementerian Agama menyusun berbagai program demi suksesnya penyelenggaraan pendidikan madrasah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Keberhasilan pendidikan ditopang dengan kesiapan peserta didik secara jasmani dan rohani dalam menerima pendidikan di madrasah. Siswa yang sehat dan berkarakter baik mempermudah pendidik dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas. Untuk itu perlu mengusung program yang memberikan perhatian pada kekuatan jiwa, otot dan otak siswa dalam mengembangkan kreativitasi dan prestasi siswa madrasah.  
 
Ajang Kompetisi Seni  dan OlahRaga Madrasah (AKSIOMA) sebagai kegiatan yang mendukung kebugaran dan kesehatan siswa madrasah yang sudah berlangsung sejak tahun 2009 harus tetap dipertahankan dan dari tahun ke tahun terus dikembangkan. AKSIOMA  tahun 2017 mencoba untuk menambah cabang olahraga dan seni yang diperlombakan. Antara lain misalnya cabang futsal untuk bidang olahraga.  Dengan varian cabang yang diperlombakan dimaksudkan membuka peluang yang sebesar-sebesarnya bagi potensi siswa
yang dimiliki madrasah agar dapat mengembangkan minat dan bakatnya masing-masing serta menumbuhkembangkan kreativitas mereka.   
 
Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mengharapkan agar kegiatan AKSIOMA tahun 2017  lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk itu dukungan semua pihak sangat diperlukan demi suksesnya kegiatan AKSIOMA tahun ini. Semua kontingen dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia agar mempersiapkan atlitnya dengan baik melalui perlombaan-perlombaan baik pada tingkat madrasah, Kemenag  Kab./Kota maupun di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan benar-benar lahir juara-juara seni dan olahraga yang bisa bersaing dalam event yang lebih besar pada tingkat nasional maupun internasional dalam dan luar negeri. 

Pesatnya  perkembangan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi  saat  ini  telah mengantarkan  umat manusia  ke  era  kompetisi  global  di  berbagai  bidang  kehidupan.  Era  kompetisi  global   melahirkan tantangan  pada  berbagai aspek  kehidupan  umat  manusia,  tidak  terkecuali  pada  bidang  pendidikan. Pendidikan pada era ini harus mampu    mempersiapkan  sumber  daya manusia  yang  berkarakter  kuat, jujur,  kokoh,  tahan  uji,  kompetitif,  serta  memiliki  kemampuan  yang  handal  di  bidangnya.  Realisasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan kreatif merupakan hal mutlak untuk dimiliki setiap peserta didik dalam menghadapi tantangan di era kompetisi global.

\r\n\r\n

Kompetisi  Sains  Madrasah   (KSM)  diharapkan  mampu  memupuk  motivasi  siswa untuk  terus mencintai  dan  bergairah mempelajari  bidang  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi.  Setelah memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi yang lainnya, sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah, diharapkan setiap  siswa madrasah/sekolah  mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan  dari kehidupan masyarakat saat ini.

\r\n\r\n

Selain  itu,  kompetisi  ini  diharapkan  dapat melahirkan  sumber  daya manusia  yang  berkarakter  kuat, kokoh,  tahan  uji  dan  memiliki  kemampuan  yang  handal  dibidang nya  dan mampu  berkreasi memecahkan masalah  yang  dihadapi dalam  kehidupan  sehari- hari.  Pada  kegiatan  ini  juga  peserta  dilatih  dan  dibiasakan untuk selalu meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam setiap  langkah  pengembangan  ke  depan. Oleh  karena  itu, Kompetisi  Sains Madrasah merupakan  salah  satu wadah strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan di atas.

\r\n

Pesatnya  perkembangan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi  saat  ini  telah mengantarkan  umat manusia  ke  era  kompetisi  global  di  berbagai  bidang  kehidupan.  Era  kompetisi  global   melahirkan tantangan  pada  berbagai aspek  kehidupan  umat  manusia,  tidak  terkecuali  pada  bidang  pendidikan. Pendidikan pada era ini harus mampu    mempersiapkan  sumber  daya manusia  yang  berkarakter  kuat, jujur,  kokoh,  tahan  uji,  kompetitif,  serta  memiliki  kemampuan  yang  handal  di  bidangnya.  Realisasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan kreatif merupakan hal mutlak untuk dimiliki setiap peserta didik dalam menghadapi tantangan di era kompetisi global.

\r\n\r\n

Kompetisi  Sains  Madrasah   (KSM)  diharapkan  mampu  memupuk  motivasi  siswa untuk  terus mencintai  dan  bergairah mempelajari  bidang  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi.  Setelah memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi yang lainnya, sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah, diharapkan setiap  siswa madrasah/sekolah  mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan  dari kehidupan masyarakat saat ini.

\r\n\r\n

Selain  itu,  kompetisi  ini  diharapkan  dapat melahirkan  sumber  daya manusia  yang  berkarakter  kuat, kokoh,  tahan  uji  dan  memiliki  kemampuan  yang  handal  dibidang nya  dan mampu  berkreasi memecahkan masalah  yang  dihadapi dalam  kehidupan  sehari- hari.  Pada  kegiatan  ini  juga  peserta  dilatih  dan  dibiasakan untuk selalu meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam setiap  langkah  pengembangan  ke  depan. Oleh  karena  itu, Kompetisi  Sains Madrasah merupakan  salah  satu wadah strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan di atas.

\r\n

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dengan tujuan untuk berkembangnya potensi  siswa  agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

\r\n\r\n

Sesuai dengan undang-undang tersebut, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan  sebagai acuan dalam pengembangan dan pelaksanaan pembinaan kesiswaan.

\r\n\r\n

Menindaklanjuti undang-undang dan peraturan menteri tersebut, Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah mengembangkan dan melaksanakan berbagai program pembinaan bakat dan prestasi  siswa  tingkat Madrasah Tsanawiyah dan  Madrasah Aliyah  melalui berbagai kegiatan  kesiswaan. Melalui kegiatan yang dilaksanakan diharapkan siswa berbakat dan perprestasi dapat memacu potensinya menjadi generasi yang kompetitif dan berperilaku unggul; generasi yang memiliki keunggulan dan keseimbangan dalam aspek kognitif, psikomotorik dan afektif.

\r\n\r\n

Kompetensi intelektual, keterampilan, dan  sikap tersebut hanya dapat dicapai melalui kegiatan yang mengakomodir  berbagai kecerdasan. Satu diantara cara yang dapat ditempuh adalah dengan mendorong siswa ke dalam aktivitas penelitian.

\r\n\r\n

Untuk menghidupkan kegiatan penelitian di kalangan  siswa Madrasah Aliyah dilakukan  lomba  penelitian ilmiah dalam berbagai bidang ilmu  yang dikemas  dalam suatu kegiatan yang disebut Lomba Karya Tulis Ilmiah Siswa Madrasah Berbasis Riset.

\r\n

HUBUNGI KAMI

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah

Jl. Lapangan Banteng Barat No 3-4
Jakarta Pusat 10710

Telp. (021) 345927 | Fax. (021) 345927

Email. [email protected]